LINTAS-KHATULISTIWA.COM. PANGKEP — Upaya problem solving dan pendekatan kekeluargaan kembali membuahkan hasil positif di wilayah hukum Polsek Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Berkat sinergi apik antara aparat kepolisian dan pemerintah setempat, dua warga yang sebelumnya terlibat pertikaian berhasil didamaikan melalui proses mediasi yang humanis.
Pada Jumat malam, 5 Desember 2025, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Aipda Wahyuddin bersama Lurah Bonto bonto, Barhaman S. Sos., MM, memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak yang berselisih. Mediasi berlangsung di Mako Polsek Ma’rang, Jalan Pendidikan, Kelurahan Bonto bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, dan berakhir dengan kesepakatan damai.
Pertikaian itu sendiri terjadi pada Rabu malam, 3 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WITA, di Jalan Panyili, Kelurahan Bonto bonto. Insiden yang sempat memicu ketegangan tersebut akhirnya berhasil diredam setelah kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan, berkat pemahaman yang diberikan oleh petugas.
Aipda Wahyuddin menjelaskan bahwa salah satu kunci keberhasilan mediasi ini adalah adanya ikatan kekerabatan antara kedua belah pihak yang bertikai. “Kedua belah pihak masih memiliki hubungan kekerabatan, sehingga penyelesaian secara baik baik merupakan jalan terbaik untuk menjaga tali silaturahmi dan kerukunan,” ujar Aipda Wahyuddin.
Sementara itu, Lurah Bonto bonto Barhaman S. Sos., MM, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak kepolisian atas respons cepat dan fasilitasi proses mediasi. “Kami sangat mengapresiasi langkah sigap Polsek Ma’rang yang telah memediasi permasalahan ini. Penting bagi kita semua untuk menjaga kerukunan antarwarga agar situasi di lingkungan tetap kondusif, aman, dan tenteram,” kata Barhaman.
Di tempat terpisah, Kapolsek Ma’rang AKP Amran Adam menegaskan komitmen institusinya dalam mengedepankan pendekatan persuasif dalam setiap penanganan masalah antarwarga. “Polsek Ma’rang selalu mengedepankan langkah langkah persuasif dan mediasi. Penyelesaian dengan cara kekeluargaan ini diharapkan dapat mencegah konflik serupa terulang dan memperkuat jalinan persaudaraan di tengah masyarakat,” jelas AKP Amran Adam.
Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, kedua pihak yang bertikai berjanji akan menjaga hubungan baik ke depannya dan berkomitmen untuk tidak lagi mengulangi tindakan atau perbuatan yang dapat memicu keributan di kemudian hari. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata peran penting Bhabinkamtibmas dan pemerintah daerah dalam menciptakan kedamaian dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

