LINTAS-KHATULISTIWA.COM Ma’rang, Pangkep – Di tengah suasana pagi yang tenang di Kampung Destamar, Desa Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang, sebuah pemandangan harmonis terwujud. Bukan sekadar rutinitas pengamanan, melainkan sebuah manifestasi nyata dari komitmen negara untuk menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh rakyatnya.
Pada hari Ahad pagi, 23 November 2025, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang, Aipda H. Abdul Rasid, tampak sigap di lingkungan Gereja Padang Lampe. Kehadirannya adalah penanda pelayanan prima kepolisian dalam mengamankan kegiatan ibadah mingguan Jemaat Padang Lampe Klasis Mappatuo yang dilaksanakan dengan khidmat.
Ibadah pagi tersebut, yang dipimpin oleh Pendeta Matangka, berlangsung penuh makna. Jemaat setempat mengikuti rangkaian ibadah dengan fokus pada pembacaan Alkitab dari Lukas 23:33–43, yang diangkat dalam tema reflektif: “Sang Raja Menyelamatkan Melalui Pengorbanannya.”
Kehadiran sosok Bhabinkamtibmas di lokasi tidak hanya berfungsi sebagai pengawas keamanan, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan institusi Polri dengan komunitas Padang Lampe. Aipda Rasid memastikan setiap aspek pelaksanaan ibadah bebas dari potensi gangguan, mulai dari pengaturan lalu lintas sederhana hingga pemantauan situasi di sekitar rumah ibadah. Koordinasi yang erat dengan pihak gereja menjadi kunci untuk mengantisipasi dan memitigasi segala risiko keamanan yang mungkin timbul.
Tugas pengamanan kegiatan keagamaan ini sejalan dengan mandat kepolisian yang disampaikan oleh pimpinan Polsek Ma’rang. Kapolsek Ma’rang, AKP Amran Adam, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian integral dari pelayanan publik.
“Kehadiran anggota Polri di setiap kegiatan keagamaan, apa pun agamanya, adalah bentuk pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali,” ujar AKP Amran Adam.
Kapolsek menekankan bahwa jajaran Polsek Ma’rang terus berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada seluruh pemeluk agama agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan tenteram dan fokus. Praktik ini sekaligus menegaskan peran Polri sebagai mitra strategis masyarakat dalam menciptakan dan mempertahankan situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang tetap kondusif dan harmonis di wilayah Pangkep.

