Mandalle, 12 November 2025.sBripka Muh. Sukur, Bhabinkamtibmas Polsek Mandalle, hadir di hadapan beberapa warga yang menyimak dengan seksama. Ia bukan sosok asing bagi mereka. Kunjungan Bripka Sukur ke desa binaannya adalah agenda rutin, sebuah komitmen yang tak lekang oleh waktu, terutama dalam misi pembinaan penyuluhan.
Dengan suara yang ramah namun tegas, Bripka Sukur memulai, “Bapak, Ibu sekalian, keamanan itu bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab kita bersama. Terutama di era sekarang, kejahatan itu semakin canggih, semakin licik.” jelasnya
Babinkamtibmas Bripka Syukur n mengingatkan agar warga senantiasa waspada terhadap pencurian. “Ketika Bapak Ibu meninggalkan rumah, pastikan pintu terkunci rapat, jendela tertutup, dan barang berharga disimpan di tempat yang aman. Jangan memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan,” ujarnya
Namun, ancaman yang tak kalah mengkhawatirkan, lanjut Bripka Sukur, adalah penipuan, baik yang terjadi secara langsung maupun yang marak di media sosial. “Ponsel pintar yang kini hampir semua kita miliki, adalah pisau bermata dua. Bisa jadi alat komunikasi yang sangat membantu, tapi juga bisa jadi gerbang masuk bagi penipu. Jangan mudah percaya pada informasi atau tawaran yang terlampau bagus untuk menjadi kenyataan. Verifikasi, tanyakan, jangan buru-buru bertindak terutama jika sudah menyangkut uang atau data pribadi,” Ia juga menekankan, “Kejahatan di media sosial itu nyata, dan korbannya sudah banyak.”
Para warga mendengarkan dengan serius, menyadari bahwa peringatan ini sangat relevan di zaman serbadigital. Kisah-kisah penipuan online memang sering menjadi perbincangan di warung kopi, membuat mereka lebih mengerti urgensi dari pesan yang disampaikan Bripka Sukur.
Penyuluhan yang diinisiasi oleh Polsek Mandalle ini menemukan resonansinya dalam arahan Kapolsek Mandalle, AKP Aliadi, S.H. “Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak kami di lapangan,” tuturnya
AKP Aliadi dalam kesempatan terpisah. “Mereka harus aktif, harus menjadi telinga dan mata kami, serta menjadi pendidik bagi masyarakat di desa binaannya. Hanya dengan himbauan yang terus menerus dan sinergi yang kuat antara polisi dan warga, Sitkamtibmas yang aman dan kondusif dapat kita jaga bersama.”
Penyuluhan hari ini bukan sekadar formalitas, melainkan jalinan komitmen antara Babinkamtibmas (Bripka Muh. Sukur) dan warga desanya. Sebuah janji untuk selalu menjaga, mengingatkan, dan bersama-sama merajut keamanan, seiring berjalannya waktu, satu pembinaan demi satu pembinaan, demi Mandalle yang tentram dan damai.’Pungkasnya.

