Pangkep, 22 Oktober 2025 – Dalam balutan kekhidmatan dan semangat kebangsaan yang mendalam, Bhayangkari Cabang Pangkep melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mangilu, Kecamatan Bungoro. Kegiatan ini merupakan puncak dari penghormatan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun 2025, sebuah momentum refleksi untuk menanamkan nilai-nilai pengabdian sejati.
Pada Rabu pagi, tepat pukul 08.05 Wita, suasana di TMP Mangilu diselimuti aura kesyahduan. Puluhan anggota Bhayangkari Cabang Pangkep, yang dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Pangkep, Ny. Julidawati Husni—selaku pimpinan upacara—berkumpul untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada para kusuma bangsa. Turut hadir pula para Ketua Ranting serta seluruh pengurus Bhayangkari Cabang Pangkep.
Upacara diawali dengan laporan perwira upacara oleh Ny. Nasra Nasri yang sigap, dilanjutkan dengan rangkaian inti yang penuh makna. Setelah penghormatan kepada arwah para pahlawan, Ny. Julidawati Husni memimpin semua yang hadir dalam ritual mengheningkan cipta. Dalam keheningan tersebut, setiap Bhayangkari diajak merenungi perjuangan tak ternilai yang telah diukir oleh pendahulu bangsa.
Puncak ziarah ditandai dengan peletakan karangan bunga di kaki monumen TMP Mangilu, sebuah simbol penghargaan abadi atas jasa besar para pahlawan. Prosesi kemudian diakhiri dengan penghormatan terakhir dan tabur bunga yang dilakukan secara bergantian oleh pimpinan ziarah dan diikuti oleh seluruh peserta. Taburan bunga di pusara pahlawan ini bukan sekadar tradisi, melainkan janji untuk meneruskan api perjuangan.

Ketua Bhayangkari Cabang Pangkep, Ny. Julidawati Husni, menjelaskan bahwa kegiatan ziarah ini adalah inti dari peringatan HKGB tahun ini. Menurutnya, HKGB ke-73 adalah kesempatan emas untuk mentransformasi semangat juang pahlawan menjadi energi pengabdian bagi Bhayangkari.
“Melalui jejak langkah dan pengorbanan para pahlawan yang kita kenang hari ini, kami ingin menanamkan kembali semangat juang dan pengabdian dalam diri seluruh Bhayangkari. Semangat ini adalah motivasi nyata bagi kami untuk terus mendukung penuh tugas Polri, sekaligus berperan aktif dan tulus dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Pangkep,” tegas Ny. Julidawati Husni.
Ia berharap, semangat nasionalisme ini tidak hanya muncul saat peringatan, tetapi menjadi nilai dasar yang melekat dalam setiap peran Bhayangkari—baik sebagai pendamping suami anggota Kepolisian, maupun sebagai bagian integral dari masyarakat
Dukungan penuh atas kegiatan ini datang dari jajaran Polres Pangkep. Kasi Humas Polres Pangkep, AKP Imran, S.H., yang turut mendampingi, menuturkan bahwa kegiatan ziarah Bhayangkari adalah cerminan kematangan organisasi dalam memaknai sejarah.
“Ziarah ke makam pahlawan ini jauh dari sekadar seremonial. Ini adalah momen krusial untuk meneladani nilai-nilai pengorbanan, kepahlawanan, dan keikhlasan. Semangat patriotisme ini diharapkan terus hidup dan menyala dalam diri keluarga besar Polres Pangkep, termasuk para Bhayangkari, sebagai pilar utama dukungan tugas Polri,” ungkap AKP Imran.
Di penghujung kegiatan, momentum kebersamaan dan penghormatan ini diabadikan melalui sesi foto bersama, memperkuat ikatan antara Bhayangkari Cabang Pangkep sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk membawa semangat pahlawan ke dalam setiap gerak dan pengabdian di tahun 2025.
Dengan menumbuhkan semangat nasionalisme dan mengenang jasa para pahlawan, Bhayangkari Cabang Pangkep membuktikan bahwa peran mereka melampaui tugas domestik—mereka adalah penjaga nilai-nilai luhur bangsa dan tulang punggung moral dalam mendukung kinerja Kepolisian Republik Indonesia.

