lintas-khatulistiwa.con. Bendungan Tabo-Tabo di Kabupaten Pangkep memang sudah lama didirikan dan bertujuan sebagai penampung aliran sungai ketika hujan. Tidak jarang pula aliran di Bendungan dipakai untuk beberapa keperluan seperti pengairan. Pelancong biasanya sengaja mampir ke area Bendungan untuk melihat keindahan alam.
Selama berada disana Anda dilarang bermain air karena aliran begitu deras dan dalam. Wisatawan sebaiknya menikmati kunjungan dari atas jembatan saja. Pada spot itu para tamu boleh sekedar menjepret foto dari alam yang terpancar atau berpose menghadap Bendungan.
Bendungan Tabo-Tabo dikelilingi aliran air sungai yang tampak cukup lebar. Aliran itu sangat deras jika dilihat dari dekat dan sering digunakan sebagai irigasi. Ketika hujan air tersebut bisa saja semakin tinggi karena memiliki debit yang sangat banyak. Pengunjung dilarang bermain air di Bendungan, Anda hanya disarankan melihat aliran dari area atas saja.
Namun pada hari Minggu tanggal 18 Februari 2024 pukul 15.00,Warga setempat dikagetkan dugaan sementara adanya anak tenggelam di sungai Kp.Tabo-Tabo Selatan yang sedang memancing ikan
Korban diduga Muh.Fais ,umur 10 Th, alamat Tabo-Tabo Selatan DesaTabo-Tabo Kab.Pangkep ,putra dari
Pasangan bapak Rahman Sahrul dan Ibu Ida Sulawati dan sampai saat ini Kkorban masih dalam pencarian.
Tim SAR bersama warga masih melakukan pencarian.

