LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Ma’rang, Pangkep – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan harmonis di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang, AIPTU MUFTI, SH, kembali menunjukkan sebagai problem solver. Pada Senin malam, 21 Juli 2025, AIPTU Mufti berhasil memediasi dan mendamaikan pernikahan antara sejumlah warga di Desa Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep.
Kegiatan problem solver ini merupakan respon cepat pihak kepolisian dalam menangani potensi konflik di tingkat desa. AIPTU Mufti mengambil inisiatif untuk mempertemukan kedua belah pihak yang berselisih di Kantor Polsek Ma’rang. Pihak-pihak yang terlibat dalam gangguan tersebut adalah Saudara MUH. REZKI BIN ABDUL WAHAB dengan FERDI BIN BASRI serta PATTAWE BIN SIRE.
Dengan pendekatan kekeluargaan dan musyawarah, Bhabinkamtibmas AIPTU Mufti bertindak sebagai penengah yang netral, memfasilitasi komunikasi antara warga yang berselisih paham. Tujuannya adalah untuk menemukan titik temu dan mencapai kesepakatan damai tanpa harus menempuh jalur hukum formal yang lebih panjang.
Setelah melalui proses mediasi yang konstruktif, upaya AIPTU Mufti membuahkan hasil yang positif. Kedua belah pihak yang berselisih akhirnya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Mereka berjanji untuk tidak memperpanjang masalah di kemudian hari dan tidak ada dendam yang tersisa di antara mereka.
Keberhasilan mediasi ini menegaskan kembali pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai garda Kepolisian terdepan dalam menjaga keamanan dan perdamaian masyarakat (Kamtibmas) serta menyelesaikan masalah-masalah sosial di tingkat akar rumput.
“Semoga dengan kehadiran kami selaku pihak keamanan, mampu menyelesaikan masalah serta menciptakan kedamaian di tengah,” ujar AIPTU Mufti penuh harap, usai mediasi.
Kejadian ini menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan persuasif dan mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas dapat secara efektif meredakan ketegangan dan mengembalikan kerukunan di tengah masyarakat, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

