LINTAS-KHATULISTIWA.COM PANGKEP – Dalam upaya bersama untuk melindungi generasi muda dari bahaya kecanduan digital, Kepolisian Sektor Mandalle (Kapolsek Mandalle) bersama dengan Bhabinkamtibmas melakukan kegiatan sosialisasi hukum penting di SMK 5 Negeri Pangkep pada hari Rabu, 16 Juli 2025, pukul 11.00 Wita.
Program bertema “Bahaya Perjudian Daring” ini membahas maraknya perjudian daring di kalangan remaja, sebuah konsekuensi negatif dari kemajuan teknologi yang pesat. Kapolsek Mandalle menyoroti betapa mudahnya akses internet melalui ponsel pintar, tablet, dan komputer telah memperburuk masalah ini. Media sosial, khususnya, memainkan peran penting, tidak hanya sebagai platform komunikasi tetapi juga sebagai saluran yang luas untuk mempromosikan dan menyebarluaskan konten perjudian daring. Remaja, yang terus-menerus terpapar iklan dan konten yang menggoda, semakin rentan terhadap godaan ini.
“Era modern yang ditandai dengan perkembangan teknologi yang pesat sayangnya membawa dampak negatif. Salah satu tantangan paling serius yang membutuhkan perhatian mendalam adalah keterlibatan perjudian daring di kalangan remaja,” ujar Kapolsek Mandalle dalam laporannya kepada Kapolres Pangkajene dan Kepulauan. Faktor-faktor seperti kurangnya pengawasan orang tua dan kurangnya pemahaman mengenai risiko yang melekat pada perjudian daring semakin memperparah tren yang mengkhawatirkan ini. Dampaknya tidak hanya berdampak finansial, tetapi juga mencakup risiko terhadap kesehatan mental, penyalahgunaan keuangan, dan gangguan perkembangan sosial.
Tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk mengedukasi siswa tentang risiko dan konsekuensi serius dari perjudian daring, yang seringkali dipicu oleh paparan media sosial. Tim kepolisian memberikan informasi detail tentang bagaimana media sosial berperan sebagai katalis utama bagi peningkatan keterlibatan remaja dalam perjudian. Selain itu, strategi pencegahan praktis dan solusi yang dapat ditindaklanjuti juga dipaparkan untuk membantu siswa terhindar dari jerat perjudian daring.
Kepolisian Sektor Mandalle menekankan perlunya pendekatan holistik untuk mengatasi masalah ini, dengan mengadvokasi peningkatan pendidikan, pengawasan orang tua yang lebih kuat, regulasi yang ketat terhadap promosi perjudian daring di platform media sosial, dan upaya kolaboratif antara instansi pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk melindungi generasi muda dari efek merugikan ini.
Dilaksanakan langsung di ruang kelas SMK 5 Negeri Pangkep, sesi interaktif ini bertujuan untuk melibatkan siswa secara langsung. Respons positif yang ditunjukkan siswa selama sesi “Bahaya Judi Online” sangat menggembirakan.
Diharapkan inisiatif proaktif ini akan terus meningkatkan kewaspadaan siswa SMK 5 Negeri Pangkep, sehingga menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dalam mencegah penyebaran perjudian daring di kalangan remaja di wilayah tersebut. Kepolisian Sektor Mandalle tetap berkomitmen pada penjangkauan dan edukasi masyarakat sebagai alat penting dalam pencegahan kejahatan, memberdayakan kaum muda untuk membuat pilihan yang tepat di era digital.

