LINTAS-KHATULISTIWA.COM. PITUE, – Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa (FK UNIBOS) Makassar kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengabdian masyarakat melalui kegiatan bakti sosial (baksos) bertajut “NURANI”. Acara yang dipusatkan di Kantor Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan pada 12 Juli 2025 ini sukses menjangkau ratusan warga dengan layanan kesehatan gratis dan komprehensif.

Digagas oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK UNIBOS, kegiatan ini mengusung semangat “NURANI” yang merupakan akronim dari “Nyata Untuk Rakyat, Aksi dan Niat Tulus Untuk Mengabdi”. Dengan melibatkan 100 orang mahasiswa kedokteran dan 30 dokter muda dari Universitas Bosowa Makassar, tim ini bertekad memberikan pelayanan terbaik langsung ke tengah masyarakat yang membutuhkan.
Berbagai layanan kesehatan disediakan secara cuma-cuma bagi warga Desa Pitue. Layanan tersebut meliputi sirkumsisi atau sunatan massal gratis, pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol. Selain itu, warga juga dapat menikmati pemeriksaan mata gratis serta sesi penyuluhan kesehatan yang edukatif, memberikan pemahaman penting tentang gaya hidup sehat.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA hingga 15.00 WITA ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat Desa Pitue. Sejak pagi hari, warga sudah berbondong-bondong mengunjungi Kantor Desa Pitue untuk mendapatkan layanan kesehatan yang jarang mereka akses.
Antusiasme luar biasa ini juga terlihat dari sambutan positif Kepala Desa Pitue, Bapak Muhammad Nasrul Munir. Beliau menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan NURANI oleh mahasiswa kedokteran Universitas Bosowa ini.
“Masyarakat sangat antusias, berbondong-bondong datang ke Kantor Desa Pitue. Saya bisa katakan, kegiatan ini membuat Kantor Desa Pitue serasa sehari menjadi rumah sakit,” ujar Bapak Nasrul Munir dengan penuh semangat.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini sangat “keren dan hebat” karena mendorong Desa Pitue menjadi “Desa Sehat” yang sejak dini sudah mendeteksi penyakit yang diderita masyarakat. Deteksi dini ini diharapkan dapat mencegah komplikasi penyakit serius dan meningkatkan kualitas hidup warga Desa Pitue.

Keberhasilan baksos NURANI di Desa Pitue ini menjadi bukti nyata komitmen FK UNIBOS dalam mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa sosial dan kepedulian tinggi terhadap kesehatan masyarakat. Aksi nyata seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

