Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue

Januari 25, 2026

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue
  • Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima
  • Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa
  • Unit Resmob Polda Sulsel Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Sopir Taksi Online
  • Oknum TNI AL Terlibat Perkelahian di Melonguane, Koarmada VIII Manado Sampaikan Permohonan Maaf
  • Bhabinkamtibmas Tompo Bulu Bersama Personel BKO Polres Pangkep Bagikan Sembako, Wujud Terima Kasih Kapolres kepada Warga
  • Kapolres Pangkep Pimpin langsung ‘Bakti ATR” Bersihkan Jalur Pendakian Gunung Bulusaraung dan Lingkungan Desa Tompobulu
  • Doa Bersama Mengakhiri Operasi SAR Pesawat ATR di Sulsel: Misi Kemanusiaan yang Selesai
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Sindikat Uang Palsu Beroperasi Selama 14 Tahun di Makassar: Terungkapnya Kasus Besar
Nasional

Sindikat Uang Palsu Beroperasi Selama 14 Tahun di Makassar: Terungkapnya Kasus Besar

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHDesember 20, 2024Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Makassar – Kejutan besar terjadi di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ketika polisi menetapkan 17 orang sebagai tersangka dalam kasus sindikat uang palsu yang diketahui sudah beroperasi sejak 14 tahun yang lalu. Sindikat ini mencetak uang palsu di gedung perpustakaan UIN Alauddin Makassar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kapolda Sulsel Irjen Yudhiawan mengungkapkan, kegiatan ilegal ini telah dimulai sejak tahun 2010, dan baru terungkap pada 20 Desember 2024.

Awal Mula Sindikat Uang Palsu

Pencetakan uang palsu di UIN Alauddin Makassar diperkirakan dimulai pada bulan Juni 2010. “Timeline pembuatan dan peredaran uang palsu ini dimulai dari Juni 2010, sudah lama ini. Kemudian lanjut 2011 sampai dengan 2012,” jelas Yudhiawan saat konferensi pers. Namun, kegiatan terpampang tersebut sempat terhenti karena para pelaku mempersiapkan perencanaan sebelum kembali beraksi pada tahun 2022.

Baca Juga:  Kolonel Cba Arwan Asrib, SE,Kodam XIV/Hasanuddin Hadiri Pembukaan Gerakan Pangan Murah di Sulawesi Selatan

Setelah merencanakan dengan matang, para pelaku mulai menyiapkan alat dan bahan untuk proses pencetakan uang palsu. Produksi kembali dimulai pada Mei 2024, dengan mesin pencetak dan perlengkapan lainnya diimpor dari Tiongkok.

Identitas Tersangka dan Peran Mereka

Dari total 17 tersangka yang ditangkap, dua di antaranya merupakan karyawan Bank BUMN Indonesia, berinisial IR (37) dan AK (50). Mereka diduga ikut aktif dalam proses pembelian dan peredaran uang palsu tersebut. Kapolres Gowa, AKBP Rheonald T. Simanjuntak, menyebutkan bahwa tindakan mereka tidak terkait langsung dengan bank yang jalani mereka, melainkan merupakan tindakan individu di luar jam kerja mereka.

Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim, diidentifikasi sebagai otak di balik sindikat ini. “Peran sentralnya ada di saudara AI,” ungkap Kapolda Sulsel.

Baca Juga:  Kapolresta Palu Pimpin Dialog Publik di "Jumat Curhat" di Polsek Palu Barat

Metode Operasi dan Peredaran Uang Palsu

Kegiatan produksi uang palsu dilakukan secara terencana. Komunikasi antar anggota sindikat dilakukan melalui grup WhatsApp, di mana mereka merencanakan produksi dan menawarkan uang palsu tersebut. Lokasi percetakan awalnya berada di Jalan Sunu, Makassar, sebelum akhirnya pindah ke gedung perpustakaan setelah memperoleh mesin cetak yang lebih besar.

Uang palsu senilai Rp 150 juta sudah berhasil mati pada November 2024. Jumlah tersebut mencakup beberapa transaksi, termasuk penyebaran uang palus senilai Rp 250 juta sebelum aktivitas mereka terdeteksi oleh pihak berwajib.

Atas tindakan ilegal ini, 17 tersangka dijerat dengan Pasal-pasal dalam UU Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang, yang mengancam hukuman penjara mulai dari 10 tahun hingga seumur hidup. “Mereka semua memiliki peran yang berbeda-beda, namun peran sentralnya ada di tangan Andi Ibrahim,” ujar Yudhiawan tegas.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Kapolda Sulsel di Polres Barru

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, juga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang berhasil mengungkap sindikat ini. Ia mengungkapkan bahwa uang palsu yang dicetak para pelaku sudah beredar secara luas di masyarakat, dan keberadaan sindikat ini hanya merupakan “ujung dari gunung es”.

Kasus sindikat uang palsu di UIN Alauddin Makassar ini menjadi peringatan bahwa tindakan kriminal dapat terjadi di mana saja, bahkan di institusi pendidikan. Sangat penting bagi masyarakat dan lembaga untuk berkolaborasi membantu aparat penegak hukum dalam memberantas dan mencegah tindakan melanggar hukum seperti ini demi menjaga stabilitas perekonomian dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Anita Rachman: Suara Emas Pertelevisian Indonesia

Maret 26, 2025

BMKG Prediksi Hilal Bawah Horizon 29 Maret 2025 Berpotensi Pengaruhi Hari Raya Idul Fitri

Maret 26, 2025

Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Sebut Terjadi Penguraian Kepadatan Imbas Kebijakan Diskon Tiket dan WFA

Maret 26, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue

By Muhammad Taslim.SHJanuari 25, 2026

Ma’rang – LINTAS-KAHTULISTIWA.COM Sinergitas antara TNI dan Polri terus ditunjukkan di wilayah Kecamatan Ma’rang.…

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026

Unit Resmob Polda Sulsel Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Sopir Taksi Online

Januari 25, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue

Januari 25, 2026

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.