Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bhabinkamtibmas Desa Alesipitto Sambangi Warga Memancing di Bendungan Padaelo, Imbau Utamakan Keselamatan

April 12, 2026

“55 Tahun INKAI SATU JIWA, SATU RASA, SATU TUJUAN. INKAI Juara Prestasi Dunia”.

April 11, 2026

Patroli Jalan Kaki, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Hadir Berikan Rasa Aman di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

April 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bhabinkamtibmas Desa Alesipitto Sambangi Warga Memancing di Bendungan Padaelo, Imbau Utamakan Keselamatan
  • “55 Tahun INKAI SATU JIWA, SATU RASA, SATU TUJUAN. INKAI Juara Prestasi Dunia”.
  • Patroli Jalan Kaki, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Hadir Berikan Rasa Aman di Pasar Tradisional Bonto-Bonto
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Intensifkan Patroli Malam, Pantau Hajatan Warga Binaan
  • Patroli Malam Polsek Ma’rang, Sampaikan Himbauan Kamtibmas di Hajatan Warga
  • Apel Pemberangkatan Ops Amole 2026, Kapolda Sulsel: Jaga Kehormatan dan Profesionalisme
  • Polisi Hadir di Tengah Warga, Bhabinkamtibmas Amankan Hajatan Pernikahan Warga
  • Polres Pangkep Ikuti Vicon Wakapolri
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Sindikat Uang Palsu Beroperasi Selama 14 Tahun di Makassar: Terungkapnya Kasus Besar
Nasional

Sindikat Uang Palsu Beroperasi Selama 14 Tahun di Makassar: Terungkapnya Kasus Besar

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHDesember 20, 2024Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Makassar – Kejutan besar terjadi di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ketika polisi menetapkan 17 orang sebagai tersangka dalam kasus sindikat uang palsu yang diketahui sudah beroperasi sejak 14 tahun yang lalu. Sindikat ini mencetak uang palsu di gedung perpustakaan UIN Alauddin Makassar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kapolda Sulsel Irjen Yudhiawan mengungkapkan, kegiatan ilegal ini telah dimulai sejak tahun 2010, dan baru terungkap pada 20 Desember 2024.

Awal Mula Sindikat Uang Palsu

Pencetakan uang palsu di UIN Alauddin Makassar diperkirakan dimulai pada bulan Juni 2010. “Timeline pembuatan dan peredaran uang palsu ini dimulai dari Juni 2010, sudah lama ini. Kemudian lanjut 2011 sampai dengan 2012,” jelas Yudhiawan saat konferensi pers. Namun, kegiatan terpampang tersebut sempat terhenti karena para pelaku mempersiapkan perencanaan sebelum kembali beraksi pada tahun 2022.

Baca Juga:  Sinergitas Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Masyarakat Evakuasi Pohon Tumbang di Kecamatan Ma'rang

Setelah merencanakan dengan matang, para pelaku mulai menyiapkan alat dan bahan untuk proses pencetakan uang palsu. Produksi kembali dimulai pada Mei 2024, dengan mesin pencetak dan perlengkapan lainnya diimpor dari Tiongkok.

Identitas Tersangka dan Peran Mereka

Dari total 17 tersangka yang ditangkap, dua di antaranya merupakan karyawan Bank BUMN Indonesia, berinisial IR (37) dan AK (50). Mereka diduga ikut aktif dalam proses pembelian dan peredaran uang palsu tersebut. Kapolres Gowa, AKBP Rheonald T. Simanjuntak, menyebutkan bahwa tindakan mereka tidak terkait langsung dengan bank yang jalani mereka, melainkan merupakan tindakan individu di luar jam kerja mereka.

Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim, diidentifikasi sebagai otak di balik sindikat ini. “Peran sentralnya ada di saudara AI,” ungkap Kapolda Sulsel.

Baca Juga:  Jum'at Berkah Polres Pangkep "Mabage-bage Lao Rilainge"

Metode Operasi dan Peredaran Uang Palsu

Kegiatan produksi uang palsu dilakukan secara terencana. Komunikasi antar anggota sindikat dilakukan melalui grup WhatsApp, di mana mereka merencanakan produksi dan menawarkan uang palsu tersebut. Lokasi percetakan awalnya berada di Jalan Sunu, Makassar, sebelum akhirnya pindah ke gedung perpustakaan setelah memperoleh mesin cetak yang lebih besar.

Uang palsu senilai Rp 150 juta sudah berhasil mati pada November 2024. Jumlah tersebut mencakup beberapa transaksi, termasuk penyebaran uang palus senilai Rp 250 juta sebelum aktivitas mereka terdeteksi oleh pihak berwajib.

Atas tindakan ilegal ini, 17 tersangka dijerat dengan Pasal-pasal dalam UU Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang, yang mengancam hukuman penjara mulai dari 10 tahun hingga seumur hidup. “Mereka semua memiliki peran yang berbeda-beda, namun peran sentralnya ada di tangan Andi Ibrahim,” ujar Yudhiawan tegas.

Baca Juga:  Danramil Minasatene Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Pangkajene

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, juga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang berhasil mengungkap sindikat ini. Ia mengungkapkan bahwa uang palsu yang dicetak para pelaku sudah beredar secara luas di masyarakat, dan keberadaan sindikat ini hanya merupakan “ujung dari gunung es”.

Kasus sindikat uang palsu di UIN Alauddin Makassar ini menjadi peringatan bahwa tindakan kriminal dapat terjadi di mana saja, bahkan di institusi pendidikan. Sangat penting bagi masyarakat dan lembaga untuk berkolaborasi membantu aparat penegak hukum dalam memberantas dan mencegah tindakan melanggar hukum seperti ini demi menjaga stabilitas perekonomian dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Polisi Menutup Atlet ‘Lari Lantang Bangngia’ di Biringkanaya Di Tengah Tuduhan Judi

Maret 16, 2025

Revisi UU TNI untuk Perkuat Pertahanan Negara dan Profesionalisme Prajurit

Maret 16, 2025

Komunitas Polisi Indonesia Tebar Keceriaan Ramadan

Maret 16, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Bhabinkamtibmas Desa Alesipitto Sambangi Warga Memancing di Bendungan Padaelo, Imbau Utamakan Keselamatan

By Muhammad Taslim.SHApril 12, 2026

Polsek Ma’rang – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Desa Alesipitto,…

“55 Tahun INKAI SATU JIWA, SATU RASA, SATU TUJUAN. INKAI Juara Prestasi Dunia”.

April 11, 2026

Patroli Jalan Kaki, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Hadir Berikan Rasa Aman di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

April 11, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Intensifkan Patroli Malam, Pantau Hajatan Warga Binaan

April 11, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Bhabinkamtibmas Desa Alesipitto Sambangi Warga Memancing di Bendungan Padaelo, Imbau Utamakan Keselamatan

April 12, 2026

“55 Tahun INKAI SATU JIWA, SATU RASA, SATU TUJUAN. INKAI Juara Prestasi Dunia”.

April 11, 2026

Patroli Jalan Kaki, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Hadir Berikan Rasa Aman di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

April 11, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.