LINTAS-KHATULISTIWA COM. Takalar, Sulawesi Selatan – Sebuah insiden mengejutkan mengguncang Kantor Pos Cabang Takalar pada Jumat (28/11) malam. Diduga dilakukan oleh pegawainya sendiri, Suprianto, aksi perampokan disertai penikaman ini mengakibatkan Kepala Kantor Pos, Suwanto Tahir, terluka parah dan hilangnya dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai kurang lebih Rp800 juta.
Menurut Adi Cayana, Kepala Cabang Umum Pos Indonesia Makassar, Peristiwa tragis ini berlangsung sekitar pukul 19:30 WITA, tak lama setelah layanan pencairan BLT kepada warga selesai. Suprianto, yang diketahui menjabat sebagai koordinator pengantaran di kantor tersebut, diduga melakukan penganiayaan terhadap atasannya, Suwanto Tahir. Pelaku dilaporkan memukul kepala korban dengan tabung pemadam api (APAR) sebelum menikamnya menggunakan badik. “‘katanya
Adi Cayana, Kepala Cabang Umum Pos Indonesia Makassar, juga menjelaskan bahwa raibnya uang tersebut terungkap setelah pemeriksaan brankas yang didapati dalam kondisi rusak oleh staf dan pihak kepolisian. Dari total Rp1,3 miliar uang tunai yang tersimpan di brankas, diketahui hanya tersisa Rp500 juta, menyisakan kerugian Rp800 juta”Jelas Adi
“Korban menjabat sebagai kepala kantor pos cabang Takalar dan pelaku menjabat sebagai koordinator pengantaran,” ujar Adi Cayana.
Sementara itu, Suwanto Tahir kini tengah menjalani perawatan medis intensif di RS Padjonga Daeng Ngalle Takalar untuk memulihkan diri dari luka luka serius yang dideritanya.
Pihak Kepolisian Resor Takalar telah bergerak cepat, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk ceceran darah dan tabung APAR yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan.

