Lintas-khatulistiwa.com PANGKEP– Tensi perpolitikan pada Pilkada Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan 2024 semakin panas. Terlebih lagi, banyak rumor-rumor yang berseliweran terkait pasangan calon kepala daerah yang sedang bertarung memperebutkan posisi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pangkep
“Salah satu yang mencuat yakni terkait adanya rumor bahwa Calon Bupati Pangkep nomor urut dua yakni Dokter Andi Nusawarta dan Muhammad Sofyan Razak, dirumorkan sebagai calon boneka dalam Pilkada Kabupaten Pangkep 2024.
Ketua Tim Pemenangan paslon Nomor Urut 2 , H Lutfi Hanafi, menanggapi isu miring yang menyebut pasangan mereka sebagai “boneka.” Ia dengan tegas membantah tuduhan tersebut, seraya mengingatkan bahwa Partai Gerindra, salah satu pengusung, telah 15 tahun difitnah namun tidak pernah membalas.
“Hari ini saya tegaskan, enam partai pengusung Dokter Cua-Sofyan sebelumnya sudah memberi kesempatan pada calon lain. Namun hingga mendekati hari pendaftaran, tidak ada kejelasan. Karena itu, enam partai besar sepakat mengusung calon sendiri. Masa enam partai disebut boneka?” ucap Lutfi Hanafi.
Untuk apa kami keliling kampanye kalau hanya untuk menjadi boneka? Dokter Cua lebih baik tetap praktek di Jakarta kalau hanya pulang untuk jadi boneka. Kami hadir untuk membawa perubahan di Pangkep. Gerindra bersama lima partai lainnya bertekad menjadikan Pangkep lebih baik,” tambahnya.
“Politisi yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha ini menegaskan, bahwa CUA-SOFYAN bukan calon boneka dalam Pilkada Kabupaten Pangkep 2024.
Maka dari itu, pihaknya akan berkomitmen menjemput kemenangan Masyarakat bersama Calon Bupati dan wakil Bupati CUA-SOFYAN
“Sangat tidak benar (sebagai calon boneka). Kami Partai Gerindra kalau sudah mendapatkan amanat Masyarakat tidak mungkin saya ini mementingkan satu orang tapi mengorbankan rakyat se-Kabupaten Pangkep,” tegas Lutfi.
“Saya ingin hidup bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pangkep,” imbuh Lutfi
Lutfi Hanafi Anggota DPRD Kab.Pangkep terpilih 2024, menegaskan, jika ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab menyebut sebagai calon boneka dalam Pilkada Kab.Pangkep 2024, maka Lutfi Hanafi mengimbau kepada seluruh masyarakat Kab. Pangkep untuk mencoblos calon boneka tersebut.
“Ketua Tim, Kalau memang ada calon boneka ya coblos bonekanya saja. Biar kapok yang bikin boneka,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Andi Nusawarta, atau yang akrab disapa Dokter Cua, menyampaikan visi besarnya untuk mengembalikan kejayaan Pangkep. Ia mengingatkan bahwa Pangkep dulu pernah menjadi kabupaten terkaya kedua di Sulawesi Selatan, namun kini terpuruk sebagai salah satu kabupaten termiskin.
“Kami hadir dengan niat baik dan program yang menyentuh langsung masyarakat. Insyaallah, ke depan kami akan memperbaiki kesejahteraan petani, nelayan, pegawai, dan tenaga honorer dengan menaikkan gaji mereka. Selain itu, kami akan menambah beasiswa dari tingkat SD hingga S2 agar anak-anak kita bisa sekolah tinggi,” tegas Andi Nusawarta.
Ia juga menekankan komitmen mereka dalam mendukung pengusaha lokal melalui pemberian modal usaha, peningkatan pelayanan kesehatan, dan pembenahan irigasi serta ketersediaan pupuk bagi petani.
“Kami akan siapkan fasilitas kesehatan yang baik agar tidak selalu dirujuk ke Makassar. Yang terpenting, pada 27 November nanti, ajak keluarga dan tetangga kita untuk mencoblos nomor dua,” tutup Dokter Cua.
Sambutan hangat dari warga menunjukkan adanya harapan besar terhadap pasangan Andi Nusawarta dan Sofyan Razak untuk membawa perubahan dan perbaikan bagi Pangkep.

