Lintas-Khatulistiwa.com Satgas UNIFIL di Lebanon sejak tahun 1978 sebagai peacekeeper di sepanjang perbatasan dengan Israel, yang menginvasi Lebanon pada tahun itu.
Kontingen Pasukan Garuda (UNIFIL) diperkuat dengan resolusi PBB yang menghentikan perang tahun 2006.Perlawanan Hizbullah sebagai bentuk invasi Israel tersebut, sebavai tanggapan terhadap invasi kedua Israel ke Lebanon, pada tahun 1982.
Invasi Hizbullah keIsrael sebagai tanggapan agar Israel mengakhiri seangan ke pendudukannya di Lebanon selatan pada tahun 2000, namun perang pecah antara Hizbullah dan Israel di Lebanon selatan pada tahun 2006.
Pasukan penjaga perdamaian ( PBB ) di Selatan Lebanon atau UNIFIL terdiri dari hampir 10.000 personel dari 49 negara, dengan Indonesia menggelar kontingen terbesar.

Dikutif dari sumber PBB menyatakan Indonesia mempunyai Satgas Kontingen Garuda 1.232 prajurit yang terdiri dari tiga Matra ,Darat,Laut dan Udara yang tergabung dalam kontingen tersebut
Informasi Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan, pada Maret 2023, kalau Indonesia menempatkan kontingen (Pasukan Garuda) UNIFIL 1.090 prajurit di Selatan Lebanon.
JIika situasi pertempuran itu meningkat, kemungkinan kalau Hizbullah akan melakukan intervensi adalah bentuk kedua dalam perang melawan Israel dari Lebanon.
selain front di Gaza, Israel juga akan menghadapi front kedua melawan Hizbullah yang merangsek masuk dari Lebanon.
Ketika Hamas melancarkan Operasi Banjir Al-Aqsa pada tanggal,7 Oktober Israelpun membalasnya dengan membom Gaza, menewaskan ribuan warga sipil.
Hizbullah sempat terlibat dalam baku tembak dengan tentara Israel di perbatasan selatan Lebanon.
Kurang lebih sepekan terakhir, baku tembak, telah menyebabkan banyak serangan Hizbullah terhadap pos-pos militer, kendaraan militer, tank, dan lokasi lainnya, yang ditanggapi Israel dengan penembakan tanpa pandang bulu dan serangan fosfor putih ke wilayah pemukiman di teritori Lebanon.
Dilansir dari salah satu media pada Rabu (18/10/2023) pagi, Hizbullah menyerang Merkava Israel di wilayah Al-Rahib yang diduduki Israel.
Komplik Hizbullah dengan Israel mengakibatkan jatuh korban jiwa serta luka diantara kedua belah pihak yang bertikai menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kelompok perlawanan.

