Lintas-Khatulistiwa.com. (Melihat Dunia Lebih Dekat)
PANGKEP-Program Rumah Layak Huni milik warga yang terletak di Jalan Poros Makassar – Pare, Desa Gentung, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, merupakan hasil kolaborasi Baznas dan Pemda serta Kodim 1421/Pangkep yang realisasinya dijalankan pada Senin, 15 Juli sampai 8 Agustus 2024 yang saat ini masih dikerjakan oleh Koramil 07 Liukang Tupabiring.
“Pada awal pelaksanaan pembangunan realisasi dari program rumah layak huni tersebut dihadiri pengurus Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Hamsani, S.Ag. Hadir pula sejumlah pengurus lainnya, Koramil 1421-07 Liukang Topabiring Pangkep Lettu Mukarram beserta jajarannya, dan Kepala Desa Gintung Hj. Kamariah bersama sejumlah personelnya.
Kepada Media, Hamsani mengatakan bahwa dalam program rumah layak huni ini dananya bersumber dari dana zakat yang terkumpul melalui Baznas. Dana tersebut dijadikan satu program untuk membantu warga Kabupaten Pangkep yang tidak memiliki rumah layak huni.

“Program ini terbilang cepat karena ketika ada laporan masuk ke Baznas dari Kodim 1421/Pangkep, dalam hal ini Koramil Labakkang, bahwa ada rumah yang tidak layak huni di wilayah Gentung Desa Gentung Kec. Labakkang dan siap untuk dibedah. Dan ketika kami menerima berkasnya, kami mengadakan assessment atau survei lapangan kemudian rapat pleno ke pengurus Baznas sehingga program ini langsung dilaksanakan,” ungkapnya.
Lettu Mukarram menjelaskan, di Kecamatan Labakkang ada dua rumah tidak layak huni yang diusulkan ke Baznas. “Alhamdulillah sekarang sudah terealisasi dan Koramil 1421-07 Liukang Tupabiring diberikan kepercayaan untuk mengerjakan rumah tidak layak huni yang ada di Desa Gentung, sementara Koramil 1421/04 Labakkang diberikan kepercayaan mengerjakan di Desa Kanaungan,” ujarnya.
“Sementara Kepala Desa Gentung, Hj. Kamariah, mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dari pihak Baznas dan Kodim 1421/Pangkep atas kepeduliannya terhadap warga, termasuk warga Desa Gentung. Ia berharap, dengan adanya kolaborasi ini, tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Kabupaten Pangkep.”Pangkasnya.
Sumber. Lettu Inf.Mukarram
Pim-red:Taslim

