PANGKEP, SULSEL – Lintas-Khatulistiwa.com. Panggung Festival Literasi Pangkep 2026 menjadi saksi penampilan mengharukan dari seorang siswi sekolah dasar. Adilah Nisa Ardani, siswi SD Negeri 28 Tumampua, Kelurahan Paddoang Doangan, Kecamatan Pangkakene, Kabupaten Pangkep, sukses membawakan puisi berjudul “Guruku Cahaya Dalam Senyap” dengan penuh penghayatan.
Dengan mengenakan seragam merah dan hijab merah marun, Adilah tampil percaya diri di atas panggung utama yang disaksikan kurang lebih 200 orang penonton. Suaranya yang lantang namun lembut berhasil membuat suasana festival hening dan menyentuh hati para guru dan penonton yang hadir.
Berikut teks puisi lengkap karya Adilah Nisa Ardani:
GURUKU CAHAYA DALAM SENYAP
Karya: Adilah Nisa Ardani
SD 28 Tumampua – Pangkep
Di lorong waktu yang terus berlari,
Kau hadir membawa ilmu dalam senyum syahdu,
Di tengah riuh dunia yang tak peduli,
Kau tetap setia menyalakan pelitaku.
Papan tulis dan kapur putih menjadi saksi,
Betapa tulus kau membagi diri,
Satu per satu kami kau bentuk dengan sabar,
Meski kadang kami lupa mendengarkanmu.
Tak pernah kau pinta tepuk tangan,
Tak pernah kau harap balasan pujian,
Cukup melihat kami tumbuh menjadi harapan,
Sudah menjadi kebahagiaan di hatimu.
Engkau bukan sekadar pengajar di ruang kelas,
Engkau penjaga nilai yang tak pernah lepas,
Engkau pelita di kala gelap membayang,
Engkau embun di kala dahaga datang.
Guruku…
Kau adalah cahaya dalam senyap,
Menerangi tanpa harus disorot,
Mengabdi tanpa harus disebut.
Lelahmu adalah berkah,
Jasamu abadi dalam setiap langkah kami,
Terima kasih, Guruku,
Cahayamu akan selalu hidup di hati kami.
Festival Literasi Pangkep 2026 sendiri diikuti oleh seluruh tingkatan sekolah se-Kabupaten Pangkep. Tidak hanya lomba baca puisi, festival juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni dan budaya seperti Lomba Menyanyi dan Tari-tarian Budaya Sulawesi Selatan.
Acara yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep ini disaksikan oleh ratusan pengunjung dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Tidak ketinggalan, *Forum Jurnalis Pangkep* aktif meliput seluruh rangkaian kegiatan festival yang berlangsung hingga tanggal 22 Oktober 2026.
Melalui festival ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat literasi dan kecintaan terhadap budaya lokal di kalangan pelajar Pangkep.

