LINTAS-KHATULISTIWA.COM, PANGKEP –Akses jalan sempit serta medan sulit tidak menyurutkan semangat personel Polsek Segeri, Petugas Damkar dan warga untuk menjinakkan si jago merah. Personel gabungan dipimpin Waka Polsek Segeri IPDA Aksin Subarkah berjibaku melakukan pemadaman secara manual di lahan perkebunan milik warga yang terbakar di Kampung Bontomatene, Kecamatan Segeri, Kamis (01/10/2026).
Insiden kebakaran lahan pertama kali diketahui setelah asap tebal membubung tinggi di areal perkebunan. Mengetahui kejadian tersebut, personel Polsek Segeri bersama jajaran Damkar segera menuju lokasi.
Namun, armada pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik pusat api lantaran jalur menuju lokasi terlalu sempit dan dipenuhi semak belukar. Tak hilang akal, para personel kepolisian, petugas Damkar, dan warga langsung berinisiatif membawa peralatan seadanya seperti ember, ranting pohon, dan alat penyiram manual guna melokalisir pergerakan api.
Kapolsek Segeri IPTU Nyoman Suartana,S.Pd menyatakan bahwa tindakan cepat dan gotong royong ini sangat krusial untuk mencegah kobaran api meluas ke area pemukiman warga atau lahan perkebunan lainnya.
“Kondisi medan memang tidak memungkinkan untuk dimasuki kendaraan pemadam. Karena itu, kami bersama petugas Damkar dan warga sekitar bergerak cepat memadamkan api secara manual menggunakan alat seadanya agar titik api tidak makin meluas,” ujar Kapolsek Segeri saat dikonfirmasi di lokasi.
Berkat kerja keras dan sinergi yang kuat antara kepolisian, Damkar, dan masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya beberapa jam kemudian. Petugas juga tetap melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Atas kejadian ini, Polsek Segeri mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama saat cuaca kering dan angin kencang yang rentan memicu Karhutla.
Laporan: Tim http://Lintas-Khatulistiwa.com

