LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Pangkep-Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1421/Pangkep, melainkan sebuah tapestry yang terjalin dari semangat gotong royong, pembangunan merata, dan denyut kemanusiaan yang kian menguat. Tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” bergema, bukan sekadar slogan, melainkan janji yang telah terpatri dalam setiap jengkal tanah yang tersentuh.
Upacara dipimpin oleh Brigjen TNI Berlin Germany, S.Sos., M.M., C.Fr.A., selaku Inspektur Daerah Militer (Irdam) XIV/Hasanuddin, sekaligus menandai berakhirnya rangkaian program TMMD yang telah berjalan selama satu bulan penuh.
Hadir deretan pejabat tinggi militer dan sipil, termasuk Ny. Ivone Berlin Germany, Wakil Bupati Pangkep Drs. H. Abd Rahman Assegaf, M.I.Kom, Kolonel Inf Anjuanda Pardosi, Komandan Kodim 1421/Pangkep Letkol Inf Fajar, S.IP., M.Sc., beserta Ny. Kurnia Fajar, dan jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran mereka adalah pengakuan atas pentingnya TMMD, lebih dari sekadar program, melainkan instrumen vital dalam mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, serta mendorong kemajuan di wilayah yang kerap kali terabaikan.
Brigjen TNI Berlin Germany, dalam amanatnya, tidak hanya menandai berakhirnya program fisik TMMD ke-126. Ia meresmikan babak baru pembangunan di pesisir Pangkep, sebuah wilayah yang mendambakan sentuhan kemajuan, kesejahteraan, dan pemerataan yang selama ini mungkin hanya menjadi impian. Satu bulan penuh dedikasi, kerja keras, dan keringat telah mengukir jejak nyata, bukan hanya pada infrastruktur yang kini kokoh berdiri, tetapi juga dalam hati masyarakat yang merasakan langsung kehadiran negara.
Namun, TMMD ke-126 kali ini membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya berhenti pada batu bata dan semen. Ada jejak kemanusiaan yang lebih dalam terukir, berkat kehadiran tim medis RSUD Batara Siang. Selama satu bulan penuh, para tenaga medis ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan para personel TNI dan warga yang terlibat dalam kegiatan TMMD. Pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat-obatan, hingga pendampingan medis, menjadi bukti nyata bahwa TNI Manunggal Membangun Desa bukan hanya tentang fisik, tetapi juga tentang kesehatan dan kesejahteraan jiwa dan raga.
“Kehadiran tim medis RSUD Batara Siang sangat berarti,” ujar seorang warga Desa Tamarupa, senyum haru menghiasi wajahnya. “Kami tidak hanya mendapatkan jalan yang lebih baik, tetapi juga rasa aman karena kesehatan kami terjaga. Ini benar-benar pembangunan yang menyeluruh,” tambahnya.
Apel penutupan menjadi momen hangat ketika tim medis RSUD Batara Siang berfoto bersama Letkol Inf. Fajar, Dandim 1421 Pangkep, Ketua Persit, dan Wakil Bupati Pangkep. Momen tersebut menjadi lambang sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan tenaga kesehatan, sebuah kolaborasi yang siap melayani masyarakat tanpa pamrih. Partisipasi RSUD Batara Siang Pangkep ini bukan sekadar dukungan program, melainkan wujud komitmen tak tergoyahkan dalam membangun Pangkep yang lebih sehat dan sejahtera, khususnya bagi masyarakat pesisir yang masih memiliki banyak tantangan.
Upacara penutupan TMMD ke-126 Kodim 1421/Pangkep usai sudah. Namun, semangat yang ditimbulkannya akan terus membekas. Bukan hanya jalan-jalan yang kini mulus, jembatan yang kokoh, atau rumah yang lebih layak. Lebih dari itu, TMMD ke-126 ini telah menorehkan catatan penting tentang bagaimana pembangunan yang merata harus dibarengi dengan kepedulian terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan rasa kemanusiaan. Pesisir Pangkep kini tidak hanya lebih maju secara fisik, tetapi juga lebih sehat, kuat, dan selangkah lebih dekat menuju ketahanan nasional yang sejati, berkat semangat “Manunggal” yang terus menyala.

